“Joseph Smith,” Topik dan Pertanyaan (2023)
Penuntun Penelaahan Injil
Joseph Smith
Nabi pilihan Allah untuk memulihkan Injil Yesus Kristus
Nabi Joseph Smith merampungkan hal-hal luar biasa dalam kehidupannya yang singkat. Sebagai nabi pilihan Allah dia menerjemahkan Kitab Mormon “melalui karunia dan kuasa Allah” (Prakata untuk Kitab Mormon), menerima penglihatan dan wahyu, serta mengorganisasi Gereja Yesus Kristus di bumi. Mungkin terdengar mustahil bahwa satu orang dapat melakukan begitu banyak. Tetapi Joseph memiliki misi ilahi untuk memulihkan Injil Yesus Kristus, dan Tuhan mempersiapkan jalan baginya untuk memenuhi pekerjaan-Nya.
Karena Nabi Joseph Smith, kita tahu bahwa Allah mengasihi kita dan masih berbicara kepada kita saat ini. Kita tahu bahwa Dia memiliki rencana bagi anak-anak-Nya dan telah mempersiapkan jalan bagi mereka untuk hidup bersama-Nya lagi. Kita tahu bahwa inilah “pekerjaan-[Nya] dan kemuliaan-[Nya]—untuk mendatangkan kebakaan dan kehidupan kekal bagi manusia”(Musa 1:39).
Siapakah Joseph Smith Itu?
Joseph Smith Jr. lahir pada tahun 1805 di Vermont, AS. Allah memanggil Joseph untuk menjadi seorang nabi dan untuk memulihkan Injil Yesus Kristus di zaman kita. Dia adalah Presiden pertama Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir. Nabi Joseph Smith menerima penglihatan dan wahyu sakral. Allah Bapa dan Yesus Kristus menampakkan diri kepadanya. Dia menerima wewenang imamat dari para utusan surgawi dan menerjemahkan Kitab Mormon serta tulisan suci kuno lainnya melalui karunia dan kuasa Allah. Joseph sering dianiaya karena kesaksiannya, namun dia tetap setia terhadap kesaksian itu sampai akhir hayatnya, ketika dia dan saudara lelakinya Hyrum dibunuh oleh gerombolan perusuh pada tahun 1844.
Ikhtisar topik: Joseph Smith
Penuntun penelaahan Injil terkait: Nabi, Pemulihan Injil, Penglihatan Pertama, Kitab Mormon, Pemulihan Imamat
Bagian 1
Joseph Smith Adalah Seorang Saksi yang Setia kepada Allah Bapa dan Yesus Kristus
Ketika Joseph Smith baru berusia 14 tahun, dia melihat Allah Bapa dan Putra-Nya, Yesus Kristus (lihat Joseph Smith—Sejarah 1:15–17). Peristiwa ini dikenal sebagai Penglihatan Pertama dan menandai dimulainya Pemulihan Injil. Sewaktu Pemulihan terus berlangsung, Joseph menyaksikan Bapa Surgawi dan Yesus Kristus dalam penglihatan-penglihatan lain dan bersaksi tentang Mereka (lihat Ajaran dan Perjanjian 76:19–24; 137:1–3).
Joseph menghadapi banyak pencobaan dan dianiaya karena apa yang dia ketahui adalah benar. Tetapi tidak peduli seberapa besar penderitaannya, dia tidak akan menyangkal kesaksiannya tentang Allah dan Yesus Kristus atau bahwa dia telah dipanggil pada pekerjaan Tuhan (lihat Joseph Smith—Sejarah 1:25). Di akhir kehidupannya, Nabi memeteraikan kesaksiannya dengan darahnya ketika dia mati syahid di Rutan Carthage (lihat Ajaran dan Perjanjian 135:1–3; lihat juga Para Orang Suci, 1:542–552). Kesetiaannya pada pekerjaan Tuhan menolong membawa Injil kepada anak-anak Allah di bumi sekali lagi (lihat Ajaran dan Perjanjian 136:37–38).
Hal-hal untuk dipikirkan
-
Kesaksian kuat Joseph Smith tentang Yesus Kristus tercatat dalam tulisan suci. Bacalah kesaksiannya dalam Ajaran dan Perjanjian 76:22–24 dan Ajaran dan Perjanjian 110:1–4. Renungkan apa yang Anda pelajari tentang Yesus Kristus dari ayat-ayat ini. Kemudian renungkan kesaksian Anda sendiri tentang Juruselamat (lihat 2 Nefi 31:18). Bagaimana kesaksian Nabi Joseph Smith tentang Yesus Kristus telah memengaruhi kesaksian Anda sendiri? Anda mungkin juga ingin mencatat kesaksian Anda atau pengalaman pribadi lainnya yang telah membawa Anda lebih dekat kepada Tuhan.
Kegiatan untuk belajar dengan orang lain
-
Pada usia 14 tahun, Joseph Smith pertama kali menyaksikan Bapa Surgawi dan Yesus Kristus. Pelajari tentang kesaksian ini dengan membaca Joseph Smith—Sejarah 1:14–20 bersama-sama. Apa yang kita pelajari mengenai Allah Bapa dan Yesus Kristus dari kisah ini? Bagaimana dunia berubah karena kesaksian Joseph? Bagikan pemikiran Anda dan kemudian saksikan video “#HearHim: Listen to the Voice of Jesus Christ” (1:47) sebagai kelompok. Bagaimana Anda mendengar suara Juruselamat? (lihat juga Ajaran dan Perjanjian 6:22–24; 8:2–3; 9:8–9; 11:12–13). Bahaslah pemikiran Anda dan kemudian berbicaralah tentang dampak yang dapat ditimbulkan oleh kesaksian Anda terhadap orang lain sewaktu Anda mendengar Juruselamat seperti yang dialami Joseph.
-
Kesaksian Joseph tentang Juruselamat disertakan dalam “Kristus yang Hidup: Kesaksian dari Para Rasul.” Bacalah kesaksian Nabi dalam pernyataan itu bersama dan bahaslah latar belakang sejarah untuk penglihatan-penglihatan yang dia terima. Anda juga dapat berusaha menghafalkan kesaksian Nabi sebagai kelompok. Mungkin Anda dapat melafalkan kata-katanya dengan lantang dan menggunakan gambar-gambar dari Perpustakaan Media Gereja, atau menciptakan visual lainnya untuk membantu Anda. Bicarakan tentang bagaimana menghafalkan kesaksian Nabi dapat meningkatkan iman Anda sendiri kepada Yesus Kristus serta menjadi sumber kuasa, motivasi, ilham, dan penghiburan.
Pelajari lebih lanjut
-
M. Russell Ballard, “Puji Dia yang Tinggal dengan Yehova,” Liahona, November 2023, 74–75
-
“Testimony of the Book of Mormon” (video), Gospel Library
-
“The First Vision,” “Tutored by Heaven,” “Strengthened by Trials,” “Sealed His Testimony with His Blood” (video), Gospel Library
Bagian 2
Joseph Smith Dipilih oleh Allah untuk Memulihkan Injil Yesus Kristus
Allah memilih Nabi Joseph Smith untuk memulihkan kegenapan Injil Yesus Kristus di bumi (lihat Ajaran dan Perjanjian 1:17; 27:13; “Pemulihan Kegenapan Injil Yesus Kristus: Maklumat Peringatan Dua Ratus Tahun kepada Dunia,” Perpustakaan Injil). Melalui kuasa Allah, Joseph menerjemahkan Kitab Mormon dan mendatangkan tulisan suci tambahan (lihat prakata untuk Kitab Mormon; Ajaran dan Perjanjian 135:3). Dia mengorganisasi Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, menerima wewenang imamat, dan mempersiapkan Orang-Orang Suci untuk menegakkan Sion (lihat Ajaran dan Perjanjian 20:1; Para Orang Suci, 1:108–109).
Karena misi Joseph Smith, kita tahu bahwa Allah memiliki rencana bagi anak-anak-Nya dan kita dapat menerima tata cara serta membuat perjanjian dengan-Nya di rumah Tuhan. Pekerjaan Joseph meletakkan landasan bagi Injil Yesus Kristus di zaman akhir, yang memperkenankan Gereja untuk bergerak maju di bawah arahan terilhami dari para nabi, pelihat, dan pewahyu (lihat Para Orang Suci, 1:519–520).
Hal-hal untuk dipikirkan
-
Presiden Jeffrey R. Holland bersaksi, “Saya tahu bahwa Joseph Smith, yang mengakui bahwa dia tidaklah sempurna, walaupun demikian adalah alat yang terpilih dalam tangan Allah untuk memulihkan Injil abadi ke bumi. Saya juga tahu bahwa dalam melakukannya—khususnya melalui menerjemahkan Kitab Mormon—dia telah mengajari saya lebih banyak tentang kasih Allah, tentang keilahian Kristus, dan tentang kuasa imamat daripada nabi lain mana pun yang pernah saya baca, kenal, atau dengar, dalam pencarian seumur hidup.” Apa yang telah Nabi Joseph Smith ajarkan kepada Anda mengenai kasih Allah, keilahian Kristus, dan kuasa imamat melalui Pemulihan Injil Yesus Kristus? Bagaimana ajaran-ajaran itu bersaksi kepada Anda bahwa Joseph Smith dipilih oleh Allah? Catatlah kesan apa pun yang mungkin Anda terima.
Kegiatan untuk belajar dengan orang lain
-
Kita menikmati banyak berkat karena Allah memulihkan Injil melalui Joseph Smith. Sebagai kelompok, cobalah membuat daftar berkat-berkat itu. Anda dapat mulai dengan yang disebutkan dalam Ajaran dan Perjanjian 135:3. Perkataan dari Presiden Russell M. Nelson ini juga dapat memberi Anda beberapa gagasan: “[Pemulihan Injil] berarti bahwa Anda dan keluarga Anda dapat dimeteraikan bersama selamanya! Itu berarti bahwa karena Anda telah dibaptiskan oleh orang yang memiliki wewenang dari Yesus Kristus dan telah dikukuhkan sebagai anggota Gereja-Nya, Anda dapat menikmati kerekanan yang konstan dari Roh Kudus. Dia akan membimbing dan melindungi Anda. Itu berarti Anda tidak akan pernah ditinggalkan tanpa penghiburan atau tanpa akses terhadap kuasa Allah untuk membantu Anda. Itu berarti bahwa kuasa imamat dapat memberkati Anda sewaktu Anda menerima tata cara yang esensial dan membuat perjanjian dengan Allah serta menepatinya.” Kemudian bicarakan tentang bagaimana Anda dapat menunjukkan rasa syukur Anda atas apa yang telah Tuhan berikan kepada Anda melalui nabi-Nya Joseph Smith.
-
Tahukah Anda bahwa nabi lainnya bernama Yusuf, yang hidup di zaman dahulu, meramalkan misi Joseph Smith? Bacalah 2 Nefi 3:6–15 untuk mempelajari apa yang Yusuf dari Mesir nubuatkan mengenai Joseph Smith dan pekerjaan pentingnya. Apa kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan Joseph Smith dalam ayat-ayat ini? Apa yang Allah persiapkan untuk dia lakukan? Bicaralah dengan satu sama lain tentang apa yang Anda temukan. Anda juga dapat membahas berkat-berkat yang dijanjikan dalam nubuat ini dan bagaimana itu telah terjadi melalui Pemulihan.
Pelajari lebih lanjut
-
Dallin H. Oaks, “Joseph, the Man and the Prophet,” Ensign, Mei 1996, 71–73
-
Tad R. Callister, “Joseph Smith—Nabi Pemulihan,” Liahona, November 2009, 35–37
-
“Ministry of Joseph Smith: The Book of Mormon,” “Ministry of Joseph Smith: The Restoration of Priesthood Authority” (video), Gospel Library
-
“Teachings of Joseph Smith: The Organization of the Church” (video), Gospel Library
Bagian 3
Anda Dapat Memperoleh Kesaksian Anda Sendiri bahwa Joseph Smith adalah Nabi Allah
Adalah mengilhami untuk memikirkan bahwa sebagai anak lelaki berusia 14 tahun, Joseph melihat Bapa Surgawi dan Yesus Kristus. Tetapi apa yang terjadi sebelum Joseph menerima Penglihatan Pertama? Dia merenungkan tulisan suci, menghasratkan hikmat dari Allah, dan berdoa memohon bimbingan-Nya (lihat Joseph Smith—Sejarah 1:10–19). Kisah Joseph mengingatkan kita bahwa kita, juga, dapat memperoleh kesaksian pribadi tentang Juruselamat dan Injil-Nya—termasuk bahwa Joseph Smith dipanggil untuk memulihkannya. Sementara kesaksian ini mungkin datang dengan berjalannya waktu alih-alih dalam satu peristiwa yang luar biasa, melalui Roh Kudus kita dapat mengetahui dengan kepastian yang sama banyaknya tentang kebenaran akan segala hal (lihat Moroni 10:5).
Hal-hal untuk dipikirkan
-
Ada banyak cara kita dapat memperoleh kesaksian pribadi bahwa Joseph Smith adalah seorang nabi. Penatua Neil L. Andersen bertutur, “Itu mungkin datang sewaktu Anda berlutut dalam doa, memohon kepada Allah untuk menegaskan bahwa dia adalah Nabi sejati. Itu mungkin datang sewaktu Anda membaca kisah Penglihatan Pertama Nabi. Sebuah kesaksian dapat meresap ke dalam jiwa Anda sewaktu Anda membaca Kitab Mormon lagi dan lagi. Itu mungkin datang sewaktu Anda membagikan kesaksian Anda sendiri mengenai Nabi atau sewaktu Anda berdiri di bait suci dan menyadari bahwa melalui Joseph Smith kuasa pemeteraian kudus dipulihkan ke bumi.” Pikirkan kesaksian Anda tentang peran Joseph Smith sebagai nabi Allah. Apa yang telah membantu Anda percaya pada pemanggilan ilahinya? Apa lagi yang dapat Anda lakukan untuk memperoleh atau memperkuat kesaksian Anda bahwa dia adalah seorang nabi?
Kegiatan untuk belajar dengan orang lain
-
Kesaksian pribadi bahwa Joseph Smith adalah nabi Allah tidak terjadi begitu saja kepada kita—itu adalah sesuatu yang kita upayakan. Anda dapat memperkuat kesaksian pribadi Anda tentang pemanggilan Joseph dengan membagikan tulisan suci dari Kitab Mormon kepada kelompok Anda dan berbicara tentang bagaimana Joseph adalah alat dalam tangan Allah untuk menjadikan tulisan suci itu tersedia bagi kita. Mungkin Anda juga dapat bergiliran mencatat kesaksian Nabi dari Mutiara yang Sangat Berharga bersama-sama dan kemudian mendengarkan atau membagikannya kepada orang lain. Bagaimana Kitab Mormon dan kesaksian Joseph memperkuat iman Anda bahwa Joseph dipanggil oleh Allah?
-
Kita dapat menumbuhkan kesaksian kita tentang pemanggilan ilahi Joseph Smith di sepanjang kehidupan kita. Mungkin kesaksian Anda tentang peranannya terasa lebih kuat pada saat-saat tertentu daripada pada saat lainnya. Anda dapat membaca bersama nasihat ini oleh Presiden Dieter F. Uchtdorf: “Saya mengundang Anda untuk melangkah mundur, melihat kehidupan Anda dari tempat yang lebih tinggi, dan menyederhanakan pendekatan Anda terhadap kemuridan.” Pertimbangkan untuk mengkaji bagaimana nasihat Presiden Uchtdorf berlaku pada kesaksian Anda bahwa Joseph adalah nabi Allah dengan melihat gambar yang diperbesar pada satu detail. Bicarakan bersama tentang seperti apa gambar itu. Kemudian lihatlah gambar yang sama yang diperkecil sehingga memperlihatkan keseluruhan gambar. Bagaimana gambar tersebut terlihat berbeda dari sebelumnya? Apa yang contoh ini ajarkan kepada Anda mengenai cara memperoleh kesaksian tentang pemanggilan ilahi Nabi Joseph Smith?
Pelajari lebih lanjut
-
Neil L. Andersen, “Joseph Smith,” Liahona, November 2014, 28–31
-
“Kehidupan dan Pelayanan Joseph Smith,” Ajaran-Ajaran Presiden Gereja: Joseph Smith (2011), 1–24
-
Joseph Smith: Nabi Pemulihan (video), Perpustakaan Injil