Perpustakaan
Kesucian


“Kesucian,” Topik dan Pertanyaan (2023)

remaja putri berdiri di bukit memandang ke bawah ke bait suci di kejauhan

Penuntun Penelaahan Injil

Kesucian

Hukum Allah tentang kemurnian seksual

Kesucian adalah hukum Allah untuk menjaga keintiman seksual tetap sakral. Berusaha untuk menjadi murni dalam pikiran, perkataan, dan tindakan kita mendatangkan banyak berkat—rohani, emosi, dan jasmani. Upaya kita untuk tetap murni secara seksual, dan untuk bertobat serta mengupayakan pengampunan Tuhan jika kita tidak suci, akan mendatangkan bagi kita kedamaian dan sukacita dalam kehidupan ini serta mempersiapkan kita untuk hidup bersama Allah lagi setelah kita mati.

Di banyak bagian dunia, kesucian tidak dihargai dan memilih untuk melakukan hubungan seksual sebelum atau di luar pernikahan adalah hal biasa. Tetapi Allah memberi kita hukum kesucian untuk alasan yang sama seperti Dia telah memberi kita semua perintah: Dia mengasihi kita, dan Dia tahu bahwa mengamalkan perintah-perintah membantu menjaga kita tetap aman dan menuntun pada kebahagiaan sejati dan abadi.

Apa Itu Kesucian?

Kesucian adalah menjadi murni secara seksual dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan kita. Kesucian mencakup tidak melakukan hubungan seksual apa pun sebelum pernikahan. Itu juga berarti menjadi sepenuhnya setia kepada suami atau istri selama pernikahan—baik secara jasmani maupun emosi. Menjadi suci mencakup menghindari pornografi atau konten lainnya yang dimaksudkan untuk membangkitkan perasaan seksual. Kesucian adalah perintah dari Allah, dan kepatuhan terhadap hukum itu penting untuk membantu kita bersiap memasuki rumah Tuhan. Di bait suci, kita diajak untuk lebih sepenuhnya berkomitmen melalui perjanjian untuk menjalankan hukum kesucian.

Ikhtisar topik: Kesucian

Penuntun penelaahan Injil terkait: Hak Pilihan, Kehidupan Fana, Pornografi, Pertobatan

pria melihat pada ponsel

Bagian 1

Kesucian Adalah Bagian Vital dari Rencana Allah

Hukum kesucian adalah bagian krusial dari rencana Allah untuk keselamatan dan permuliaan kita. Melalui keintiman seksual kita dapat menjadi mitra-pencipta bersama Allah dan mendatangkan anak-anak-Nya ke dunia. Menjadi suci menunjukkan respek terhadap kuasa penciptaan Allah, yang Dia perkenankan untuk kita gunakan. Itu juga menunjukkan rasa syukur atas tubuh yang telah Allah berikan kepada kita.

Hubungan keluarga yang terbentuk ketika seorang pria dan wanita menikah dan ketika anak-anak mereka dilahirkan adalah penting secara kekal bagi Bapa Surgawi kita. Inilah salah satu alasan Dia telah memerintahkan bahwa hubungan seksual hanya ada di antara pria dan wanita yang telah menikah. Selain itu, kemitraan antara suami dan istri dapat membantu meningkatkan suatu lingkungan yang sehat bagi anak-anak untuk dibesarkan dan dapat menciptakan landasan yang kuat bagi sebuah keluarga kekal.

Hal-hal untuk dipikirkan

  • Pikirkan tentang mengapa kesucian merupakan bagian penting dari rencana keselamatan Allah. Presiden Dallin H. Oaks telah mengajarkan, “Kuasa untuk menciptakan kehidupan fana adalah kuasa paling dipermuliakan yang telah Allah berikan kepada anak-anak-Nya.” Kemudian pikirkan bagaimana menjaga pikiran Anda murni secara seksual dalam berbagai situasi dapat membantu Anda mengendalikan kuasa ini dan tetap kuat secara rohani. Bagaimana berusaha untuk menjadi murni memengaruhi pikiran Anda mengenai orang lain? Bagaimana itu akan memengaruhi hiburan dan media yang Anda pilih untuk konsumsi? Bagaimana itu dapat berdampak terhadap hubungan keluarga Anda? Anda dapat memilih sebuah nyanyian pujian atau lagu atau tulisan suci Gereja favorit yang dapat Anda nyanyikan atau ulangi dalam benak Anda ketika Anda digoda oleh pikiran atau perasaan seksual yang tidak sehat. Anda dapat membuat gol untuk menghafalkan lagu atau petikan itu dan untuk sering meninjaunya.

  • Pertimbangkan mengapa hukum kesucian penting bagi Anda atau mengapa itu bisa terjadi. Tulislah kalimat “Saya memilih untuk mematuhi hukum kesucian karena …” Kemudian carilah cara-cara Anda dapat menjawab kalimat ini dengan membaca bagian “Tubuh Anda Adalah Sakral” dalam Untuk Kekuatan Remaja: Penuntun untuk Membuat Pilihan. Anda kemudian dapat memikirkan tentang bagaimana Anda akan menanggapi seseorang yang bertanya kepada Anda mengapa kesucian penting bagi Anda.

  • Kesucian terkadang dirujuk dalam tulisan suci sebagai “kebajikan.” Tuhan telah berfirman bahwa kebajikan hendaknya “mengisi pikiran [kita] dengan tidak ada hentinya,” dan kemudian “rasa percaya [kita dapat] menjadi kuat” dan “doktrin keimamatan akan menitik ke atas [jiwa kita dan] Roh Kudus akan menjadi rekan [kita] terus-menerus” (Ajaran dan Perjanjian 121:45–46). Apa arti kata mengisi di sini? Bagaimana Anda telah melihat kesucian dan kebajikan memberi orang-orang keyakinan dan kekuatan dalam kehidupan mereka? Bagaimana menjalankan hukum kesucian telah meningkatkan kesaksian Anda tentang Injil?

Kegiatan untuk belajar dengan orang lain

  • Tinjaulah pasal kepercayaan ketiga belas bersama-sama. Ayat ini mengatakan bahwa kita percaya harus suci, dan itu mengundang kita untuk mengupayakan apa yang bajik dan indah. Bagaimana kita dapat menentukan apakah sesuatu itu bajik dan indah? Setelah berbagi gagasan, Anda dapat berbicara mengenai hal-hal dalam kehidupan Anda yang cocok dengan uraian itu dan bagaimana itu membantu Anda menjadi suci. Kemudian Anda dapat membuat gol bersama yang akan membantu Anda berperan serta hanya dalam percakapan, situasi, dan media serta hiburan yang bajik dan indah. Bicarakan tentang bagaimana Anda dapat saling membantu menindaklanjuti gol Anda. Setelah itu, Anda dapat membahas apa yang Anda pelajari dari pengalaman itu.

  • Untuk Kekuatan Remaja: Penuntun untuk Membuat Pilihan mengajarkan: “Karena perasaan seksual begitu sakral dan begitu kuat, Allah telah memberi Anda hukum kesucian-Nya untuk mempersiapkan Anda menggunakan perasaan-perasaan ini sebagaimana yang Dia maksudkan. Banyak orang di dunia mengabaikan atau bahkan mengejek hukum Allah, tetapi Tuhan mengundang kita untuk menjadi murid-Nya dan menjalankan standar yang lebih tinggi daripada standar dunia.” Apa pesan yang Tuhan berikan kepada kita mengenai seks dan kesucian? (Anda dapat menyelidiki “Kesucian” dalam Penuntun bagi Tulisan Suci atau ikhtisar “Kesucian” dalam Topik dan Pertanyaan untuk gagasan.) Apa pesan yang sering dunia berikan kepada kita mengenai topik-topik ini? Bahaslah apa yang dapat Anda lakukan ketika Anda berhadapan dengan pesan-pesan palsu mengenai kesucian atau godaan untuk menjadi tidak suci.

Pelajari lebih lanjut

pasangan suami istri berjalan di tepi sungai

Bagian 2

Berusaha untuk Menjadi Suci Dapat Mendatangkan Berkat-Berkat Luar Biasa

Kita diberkati dalam banyak cara sewaktu kita berusaha untuk menjalankan hukum kesucian, termasuk menghindari pornografi. Ketika kita menaati perintah Allah untuk menjadi suci, kita mengundang penemanan Roh Kudus dan mendatangkan kuasa serta kekuatan rohani yang meningkat ke dalam kehidupan kita. Menjadi suci membantu kita menjadi kudus dan kuat secara rohani, seperti Yesus Kristus. Persiapan rohani ini memperkenankan kita untuk menjadi lebih seperti Bapa Surgawi kita dan maju di jalan kembali kepada-Nya. Menjalani kehidupan yang suci juga memungkinkan kita untuk menjadi teladan bagi orang lain dan untuk berdiri secara layak di hadapan Tuhan.

Penatua David A. Bednar mengajarkan, “Kesucian dan kebajikan sekarang, telah selalu, dan akan selalu menjadi yang ‘paling mahal dan berharga melebihi segala sesuatu’ (Moroni 9:9).” Bagian dari apa yang menjadikan kesucian begitu berharga adalah kedamaian dan sukacita yang dapat dibawanya kepada kita sebagai individu dan dalam hubungan keluarga kita. Menjalankan hukum ini dapat menolong kita memiliki kasih, kepercayaan, dan kesatuan yang lebih besar dalam pernikahan kita. Kita juga dapat menghindari banyak kepiluan di dunia dengan menjadi suci sebelum pernikahan dan setia sepenuhnya kepada pasangan kita selama pernikahan. Kita dapat menghindari banyak konsekuensi rohani, emosi, dan jasmani potensial lainnya dari melanggar hukum kesucian sewaktu kita mematuhi perintah ini sepanjang kehidupan kita.

Dosa seksual mendatangkan beban berat, tetapi pengampunan dari Tuhan tersedia bagi semua yang mau dengan tulus bertobat.

Hal-hal untuk dipikirkan

  • Bacalah kisah Yusuf dan istri Potifar dalam Kejadian 39:7–23. Apa yang Anda pelajari tentang Yusuf dari kisah ini? Apa yang Anda pelajari dari teladannya tentang siap secara rohani sehingga dia dapat tetap suci bahkan ketika dihadapkan pada godaan? Bagaimana dia akhirnya diberkati karena keputusannya untuk mematuhi hukum kesucian? (Lihat, misalnya, Kejadian 41:37–45; 45:1–28.) Pertimbangkan bagaimana teladannya dapat membantu Anda memiliki keberanian untuk tetap kuat ketika Anda tergoda untuk melakukan sesuatu yang tidak suci.

  • Anda dapat membaca kisah tentang remaja putra dalam pesan Presiden Jeffrey R. Holland “Biarlah Kebajikan Mengisi Pikiranmu Dengan Tidak Ada Hentinya.” Apa yang remaja putra ini pelajari dari pengalamannya? Bagaimana itu mengubah kehidupannya? Pikirkan tentang apa yang dapat Anda lakukan untuk memiliki keberanian untuk tetap layak ketika Anda tergoda untuk melakukan sesuatu yang tidak murni atau tidak kudus. Bagaimana Anda dapat diberkati sewaktu Anda tetap layak? Tuliskan kesan-kesan yang Anda terima.

  • Setan ingin kita percaya bahwa ketika kita telah melanggar hukum kesucian dengan melakukan dosa seksual atau melihat pornografi, kita tidak lagi layak akan kasih Allah. Namun hal tersebut sama sekali tidak benar. Bacalah Lukas 15:11–32, atau saksikan video Alkitab “Anak yang Hilang” (5:36). Bagaimana kisah ini mengilustrasikan kasih yang Allah miliki bagi kita, bahkan ketika kita melakukan dosa serius? Kemudian bacalah Yesaya 43:25, dan pikirkan tentang harapan yang diberikan ayat ini. Jika Anda memiliki dosa moral yang Anda perlu bertobat darinya, buatlah janji untuk berbicara dengan uskup atau presiden cabang Anda dan memulai proses pertobatan, atau berdoalah untuk hasrat untuk melakukannya. Bertobat dan bersandar kepada Juruselamat serta kuasa pendamaian-Nya akan mendatangkan kesembuhan dan harapan serta akan menolong Anda menjadi lebih dekat kepada-Nya.

Kegiatan untuk belajar dengan orang lain

  • Presiden Russell M. Nelson mengingatkan anggota Gereja bahwa berkat-berkat besar datang ketika kita memilih untuk “berpikir selestial,” termasuk dalam hal tetap suci. Dia berkata, “Berpikir selestial … akan membantu Anda mematuhi hukum kesucian. Ada sedikit hal yang akan mempersulit kehidupan Anda lebih cepat daripada melanggar hukum ilahi ini. Bagi mereka yang telah membuat perjanjian dengan Allah, amoralitas adalah salah satu cara tercepat untuk kehilangan kesaksian Anda. Tuhan telah menyatakan bahwa tidak ada orang yang tidak suci yang akan mencapai kerajaan selestial. Jadi, ketika Anda mengambil keputusan mengenai moralitas, mohon berpikirlah selestial.” Anda dapat berbicara tentang bagaimana berpikir selestial dapat membantu Anda tetap bersih secara moral dan cara-cara Anda dapat diberkati karena melakukannya.

  • Saksikan video “I Choose to Be Pure” (4:19), dan bicarakan tentang mengapa para remaja yang berbeda dalam video tersebut telah memilih untuk tetap murni secara seksual dan berkat-berkat yang mereka rasakan akan datang sebagai hasilnya. Anda dapat saling berbagi tentang apa yang Anda lakukan untuk mengingat untuk membuat pilihan-pilihan yang membantu Anda mematuhi hukum kesucian. Atau Anda masing-masing dapat menuliskan tekad Anda sendiri untuk tetap murni secara seksual sepanjang kehidupan Anda dan menempatkan kertas di mana Anda akan sering melihatnya.

  • Dalam ceramahnya “Jadilah Gagah Berani dalam Keberanian, Kekuatan, dan Kegiatan,” Penatua Gary E. Stevenson mengajarkan, “’Apa yang Anda pilih untuk Anda pikirkan dan lakukan ketika Anda berada sendirian dan Anda percaya tidak ada orang yang melihat merupakan ukuran yang kuat akan kebajikan Anda’ [Mengkhotbahkan Injil-Ku: Buku Panduan untuk Pelayanan Misionaris (2004), 137]. Jadilah berani! Jadilah kuat! ‘Berdirilah kamu di tempat-tempat kudus, dan janganlah tergerakkan’ [Ajaran dan Perjanjian 87:8].” Bicarakan tentang mengapa penting untuk menjadi suci ketika Anda sendirian. Anda kemudian dapat membagikan gagasan tentang “tempat-tempat kudus” di mana Anda dapat berada dan hal-hal kudus yang dapat Anda lakukan yang akan membantu Anda tetap suci, khususnya ketika Anda seorang diri. Apa saja berkat yang dapat Anda terima sewaktu Anda mencari tempat-tempat kudus itu dan memilih untuk menjadi suci?

Pelajari lebih lanjut

Sumber Daya Lainnya tentang Kesucian

Catatan

  1. Lihat Mengkhotbahkan Injil-Ku: Penuntun untuk Membagikan Injil Yesus Kristus (2023), 83.

  2. Allah adalah Bapa dari roh kita. Ketika kita mendatangkan anak-anak ke dalam dunia, kita melakukannya dalam kemitraan dengan-Nya, yang memungkinkan anak-anak roh-Nya untuk datang ke bumi dan memperoleh tubuh jasmani.

  3. Dallin H. Oaks, “The Great Plan of Happiness,” Ensign, November 1993, 74.

  4. Untuk Kekuatan Remaja: Penuntun untuk Membuat Pilihan (2022), 23.

  5. David A. Bednar, “Kami Percaya Harus Suci,” Liahona, Mei 2013, 44.

  6. Jeffrey R. Holland, “Let Virtue Garnish Thy Thoughts Unceasingly,” New Era, Oktober 2007, 4–7.

  7. Russell M. Nelson, “Berpikir Selestial!,” Liahona, November. 2023, 118.

  8. Gary E. Stevenson, “Jadilah Gagah Berani untuk Keberanian, Kekuatan, dan Kegiatan,” Liahona, November 2012, 52.